• Manajemen dan Organisasi

    H Noerhadi Hamid,

    Pendiri RS Multazam Medika, pencetus ide Rumah Sakit swasta yang selalu tersedia dan terjangkau untuk ummat. Saat ini bertindak sebagai Direktur Emeritus PT Multazam Medisindo.

    Pengusaha asal Demak ini telah sejak tahun 1980-an merintis berbagai macam bisnis. Agribisnis, tekstil, perdagangan, konstruksi, hingga saat ini bidang jasa kesehatan, kesemuanya dimulai dari nol. Pasang surut dunia usaha, persaingan, dan pergaulannya yang luas menjadikan beliau sebagai sosok yang arif, berwawasan, dan berani mengambil risiko.

    Dari beliau dapat dengan mudah kita dapatkan pelajaran berharga mengenai semangat pantang menyerah, optimisme tinggi, dan insting bisnis yang terasah. Sebagai pemilik 100% saham perusahaan, beliau sangat jauh dari kesan sombong ataupun eksklusif. Hampir setiap hari dapat ditemui dengan mudah sedang bercengkrama dengan pasien/pengunjung maupun karyawan Rumah Sakit Multazam Medika.

    H Syamsul Ibad, SE, Grad. Cert., MBA,

    Putra pertama pendiri RS Multazam Medika, saat ini dipercaya memegang urusan Manajemen Keuangan, Sumber Daya Manusia, dan Sistem Informasi.

    Sebagai putra pertama pendiri, beliau "terjun bebas" ke kancah industri sejak kepulangannya dari studi di Jerman pada pertengahan tahun 2008. Dengan latar belakang dan pengalaman yang cukup lengkap (santri, asisten dosen, penterjemah, auditor, peneliti, penulis, dan konsultan), beliau meletakkan RS Multazam Medika sebagai prioritas utama dalam jadwal kesehariannya yang padat. Bagi ayah tiga orang anak ini, RS Multazam Medika adalah amanah dan ladang amal yang tidak akan pernah habis. Maklum saja, hobi beliau yang utama adalah melihat "anak didiknya" berhasil, dalam artian sukses di dunia dan akhirat.

    Di tengah kesibukannya merawat RS Multazam Medika, beliau juga tercatat aktif sebagai Advisor di GIZ (deutsche Geschellschaft fuer internationale Zusammenarbeit/lembaga kerjasama internasional pemerintah Jerman), promotor JARI (Jejaring Alumni Jerman dan Returning Experts Indonesia), trainer, dan konsultan lepas.

    dr. Jati Satriyo

    Putra menantu pendiri RS Multazam Medika, saat ini menjabat sebagai Direktur Medis RS Multazam Medika.

    Alumnus FK Universitas YARSI ini mengawali karirnya di RS Multazam Medika sebagai dokter jaga pada tahun 2009. Setahun kemudian beliau berhasil membuktikan potensinya dan dipromosikan untuk menempati pos yang sangat bergengsi: Direktur Medis. Usianya yang masih muda tidak menyurutkan langkah beliau untuk maju berjuang hingga ke garda terdepan pelayanan Rumah Sakit. Dengan tangan dinginnya beliau berhasil membawa karakter tersendiri di RS Multazam Medika.

    Saat ini beliau tengah sibuk berlatih bahasa Jerman untuk menyusul istri beliau yang sedang melanjutkan studi Spesialis Penyakit Dalam di Univeritaetklinikum Kreffeld, Jerman.

    dr. Hj. Evie Ni'matunnisa,

    Putri pendiri RS Multazam Medika, saat ini menjabat sebagai Manajer Pelayanan Rumah Sakit dan Sekretaris Komite Medik RS Multazam Medika.

    Alumnus FK Universitas Yarsi ini merupakan salah satu wajah baru dalam tim manajemen RS Multazam Medika. Jika saudara kembarnya lebih tertarik untuk melanjutkan studi di Jerman, beliau lebih tertarik untuk ikut membantu orang tua dan kakak-kakaknya dalam menyemai benih-benih kesuksesan di RS Multazam Medika. Beliau memberikan banyak warna baru di dalam organisasi, khususnya di wilayah estetika, standar pelayanan, dan komunikasi antar-departemen.

    Sri Hutoyo, SE

    Beliau merupakan pendatang paling baru dalam jajaran Direksi RS Multazam Medika selepas cuti tanpa tanggungan terkait kesibukan beliau dalam membidani revitalisasi Taman Safari Prigen, Jawa Timur. Setelah puluhan tahun malang melintang sebagai General Manager di beberapa hotel berbintang di Jakarta, saat ini beliau diamanahi tugas sebagai Direktur Bidang Administrasi dan Umum. Selain tugas harian utama tersebut, beliau ikut aktif menggawangi pembukaan beberapa Klinik Satelit RS Multazam Medika di Cisauk, Banten, dan Cikarang, Jawa Barat.